Perbedaan Mendasar Jaringan LAN Dan VLAN

Perbedaan Mendasar Jaringan LAN Dan VLAN - Bagi Anda yang terbiasa menggunakan jaringan internet tentunya tidak asing dengan istilah LAN dan ada juga VLAN, sebelum membahas berbedaan antara jaringan VLAN (Virtual Local Area Network) dan LAN (Local Area Network) ada baiknya kita mengetahui hal dasar dari kedua jaringan tersebut. Namun apa pengertian LAN ini sebenarnya dan apa bedanya dengan VLAN? Untuk mengetahuinya mari kita simak artikel Perbedaan Mendasar Jaringan LAN Dan VLAN berikut ini.

Apa itu LAN ?

LAN adalah sebuah jaringan area local yang didefinisikan dan dinaungi oleh alamat network dan alamat broadcast yang sama.

Perlu diingat juga kalau pada perangkat Router akan memutus trafic broadcast seperti apapun protocolnya akan tetapi tetapi pada switch secara otomatis akan meneruskannya.

Apa itu VLAN ?

VLAN adalah virtual lan yaitu sebuah jaringan lan yang secara virtual dibuat di sebuah switch. Biasanya pada switch standard akan melanjutkan traffic dari satu port ke port yang lain saat ada traffic dengan domain broadcast yang sama melewati jalur port tersebut. Untuk switch yang khusus, mereka mampu untuk beberapa lan yang berbeda dengan ID yang berbeda di tiap portnya, dan hanya akan meneruskan traffic ke port-port yang memiliki id yang sama.

Untuk mengetahui fungsi VLAN seperti apa anda bisa baca artikel sebelumnya tentang Fungsi Dan Kegunaan Jaringan VLAN (Virtual Local Area Network)

Jika melihat perbedaan Virtual Local Area Network dan Local Area Network, atribut dari LAN dan VLAN sebetulnya sama, namun stasiun akhir selalu digabungkan bersama-sama terlepas dari lokasinya. VLAN digunakan untuk membuat beberapa domain broadcast dalam switch, salah satu kelebehian atau keuntungan menggunakan jaringan VLAN ini adalah Anda tidak perlu menggunakan dua switch berbeda untuk jaringan yang berbeda pula. VLAN yang berbeda juga bisa dibuat untuk setiap segmen dengan hanya memakai satu saklar besar. Sebagai contoh ada beberapa user yang bekerja dalam sebuah perusahaan namun dengan lantai yang berbeda dari gedung yang sama dapat dihubungkan ke LAN yang sama secara virtual.

VLAN dapat membantu untuk meminimalisir traffic jika dibandingkan dengan LAN biasa. Sebagai contoh jika broadcast traffic akan digunakan untuk sepuluh user, mereka dapat ditempatkan pada sepuluh VLAN yang berbeda yang pada gilirannya akan mengurangi traffic itu sendiri. Dengan menggunaan jaringan VLAN ini dapat menurunkan biaya sebagaimana VLAN menghilangkan kebutuhan router yang berbiayamahal.

Sementara pada LAN, router-lah yang memproses traffic masuk. Dengan menggunakan VLAN kebutuhan untuk router berkurang karena VLAN dapat membuat broadcast domain melalui switch bukan router.

Pada Jaringan LAN, memerlukan administrasi fisik sebagai lokasi untuk mengubah user maupun kebutuhan untuk recabling, mengatasi stasiun baru, konfigurasi ulang router dan hub. Mobilitas user dalam jaringan menghasilkan biaya jaringan, sedangkan jika user bergerak dalam VLAN, pekerjaan administratif dapat dihilangkan karena tidak adanya kebutuhan untuk mengkonfigurasi ulang router. Selain itu data yang ditransmisikan di VLAN lebih aman kalau dibandingkan dengan LAN biasa karena data sensitift hanya dapat diakses oleh user yang berada pada VLAN tersebut.

Baca Juga : Klasifikasi Jaringan VLAN Secara Lengkap

Perbedaan yang sangat jelas dari model jaringan LAN dengan VLAN adalah bahwa bentuk jaringan dengan model Local Area Network sangat bergantung pada letak/fisik dari workstation, serta penggunaan hub dan repeater sebagai perangkat jaringan yang memiliki beberapa kelemahan. Sedangkan yang menjadi salah satu kelebihan dari model jaringan dengan VLAN adalah bahwa tiap-tiap workstation/user yang tergabung dalam satu VLAN/bagian (organisasi, kelompok dsb) dapat tetap saling berhubungan walaupun terpisah secara fisik. Untuk lebih jelas anda dapat melihat perbedaan pada jaringan VLAN dibandingkan  dengan LAN pada gambar dibawah ini.

Contoh penempatan jaringan VLAN

Perbedaan Mendasar Jaringan LAN Dan VLAN

Terlihat jelas VLAN telah merubah batasan fisik yang selama ini tidak dapat diatasi oleh LAN. Keuntungan inilah yang diharapkan dapat memberikan kemudahan-kemudahan baik secara teknis dan operasional.

Kapan VLAN perlu diimplementasikan ?


Anda memerlukan vlan ketika kondisi jaringan anda:

  • Memiliki lebih dari 200 node perangkat didalam jaringan anda
  • Banyak terjadi traffic broadcast di jaringan anda
  • Anda ingin mengelompokan beberapa user menjadi group tersendiri untuk meningkatkan keamanan
  • Mengurangi traffic broadcast yang banyak disebabkan oleh serangan virus dan program pengganggu lain yang akan memporak porandakan jaringan anda.
  • Atau jika kita ingin membuat beberapa virtual pada switch dari switch yang sudah ada.

Mengapa tidak menggunakan satu subnet saja ?


Pada perkembangan jaringan anda, bisa saja membutuhkan perlakuakan yang berbeda (VOIP network, server network, local network, Gateway yang berbeda) tetapi masih berada di dalam infrastruktur dan lokasi yang sama.

Baca juga : Definisi Dan Fungsi Gateway Pada Jaringan Komputer Secara Lengkap

Atau bisa juga sebaliknya anda mempunyai beberapa perangkat yang berbeda infrastruktur dan lokasi, tetapi masih berada dalam satu segmen network yang sama.

Bagaimana perangkat yang berbeda VLAN bisa berkomunikasi?


Pada perangkat yang berbeda vlan akan dapat berkomunikasi satu sama lain melaului router (routing protocol). Sama seperti halnya beberapa subnet yang berbeda komunikasi satu sama lain dengan bantuan router.

0 komentar:

Post a Comment