Klasifikasi IP Address Berdasarkan Kelas, Jenis, Fungsi pada Jaringan Komputer

Klasifikasi IP Address Berdasarkan Kelas, Jenis, Fungsi pada Jaringan Komputer - Alhadulillah setelah beberapa minggu vakum untuk memposting artikel karena berbagai macam hal, Pada artikel ini saya ingin memberikan informasi lengkap berbagai macam hal terkait IP Address dan klasifikasi nya atau pembagian IP Address tersebut yang tentunya akan menambah wawasan kita tentang istilah dan fungsi dari IP Address ini dan mohon untuk membaca sampai selesai agar teman-teman dapat memahaminya secara keseluruhan.

Untuk orang yang sudah terjun ke dunia komputer khusus nya jaringan komputer tentu sudah tidak asing lagi mendengar istilah IP Address, namun tidak sedikit pula kebanyakan orang awam yang belajar dengan istilah ini. Tentu bagi kita yang baru saja mulai belajar dunia komputer dan jaringan nya pasti akan menemukan banyak sekali istilah-istilah asing, salah satunya adalah IP Address. Karena itu, kali sini saya akan membagikan informasi terkait pengertian IP Address berdasarkan klasifikasi class, jenis, fungsi, dan ulasan lainnya seputar IP Address.

Pengertian IP Address


IP Address atau biasa disebut (Internet Protocol Address) adalah deretan angka biner antara 32 bit sampai dengan 128 bit yang digunakan sebagai alamat identifikasi untuk tiap komputer host yang terhubung pada jaringan Internet. Angka 32 bit digunakan untuk alamat IP Address versi IP Address versi 4 dan angka 128 bit digunakan untuk IP Address versi IP Address versi 6 untuk menunjukkan alamat dari komputer pada Jaringan Internet berbasis TCP/IP.

IP Address memiliki identitas yang terdapat pada suatu device atau perangkat yang terhubung pada jaringan komputer seperti komputer, laptop, handphone, router yang terdapat pada jaringan intranet maupun Internet yang menggunakan Internet protocol sebagai sarana komunikasi.

Sederhananya IP Address adalah identitas komputer atau laptop yang terkoneksi pada jaringan komputer.

Fungsi IP Address


Diatas sudah kita bahas sedikit tentang pengertian IP Address, kali ini kita akan bahas tentang fungsi IP Address Pada Jaringan Komputer. Fungsi IP Address antara lain:

  1. Alat Identifikasi Host atau antar muka pada jaringan komputer

    Jika kita analogikan di kehidupan nyata, maka IP Address berfungsi sebagai nama sebagai identitas seseorang. Dalam hal ini, seperti halnya nama, setiap komputer memiliki IP Address yang unik dan berbeda antara datu dengan yang lainnya yang terkoneksi pada satu jaringan komputer.

  2. Alamat Lokasi Jaringan

    Fungsi selanjutnya dari IP Address ini adalah untuk menunjukan lokasi jaringan. IP Address akan menunjukkan lokasi keberadaan sebuah komputer yang terkoneksi pada jaringan internet maupun lokal, ataupun negara asalnya. Dalam hal ini, seperti halnya dalam kehidupan nyata, rute yang harus ditempuh agar data yang di inginkan bisa sampai ke komputer yang ingin dituju.

Jenis-jenis IP Address


1. IP Address versi 4 (Ipv4)
Internet protocol version 4 atau Ip4 terdiri dari 32-bit dan bisa menampung lebih dari 4.294.967.296 host di seluruh dunia. Sebagai contoh yaitu 172.146.80.100, jika host di seluruh dunia melebihi angka 4.294.967.296 maka dibuatlah IP Address versi 6.

2. IP Address versi 6 (Ipv6)
IP Address v6 memiliki jumlah host yang lebih banyak dibandingkan dengan IP Address versi 4 yang hanya menggunakan 32 bit untuk menampung IP Address di seluruh dunia, semakin banyaknya pengguna jaringan Internet di seluruh dunia setiap hari IP Address versi 4 dinilai suatu saat akan mencapai batas maksimum yang dapat ditampungnya, karena alasan itulah IP Address versi 6 menggunakan 128 bit diciptakan. Dengan jumlah pengguna atau host yang jauh lebih besar dibandingkan dengan IP Address versi 4 dinilai akan mampu menyediakan IP Address pada seluruh client atau pengguna jaringan Internet di seluruh dunia yang selalu bertambah setiap harinya.

Baca Juga :
  1. Cara Menentukan IP Address Pada Jaringan Komputer
  2. Klasifikasi IP Address Berdasarkan Kelas, Jenis, Fungsi pada Jaringan Komputer
  3. Cara Kerja IP DHCP Client-Server Serta Fitur Dan Kelebihan Kekurangan
  4. Klasifikasi Jaringan Komputer Berdasarkan Wilayah, Fungsi, Media Dan Topologi

Sama halnya seperti IPv4, IPv6 juga mengizinkan adanya DHCPv6 server sebagai pengelola alamat. Jika dalam IPv4 terdapat dynamic Address dan static Address, maka dalam IPv6 konfigurasi alamat menggunakan DHCP server dinamakan dengan stateful Address Configuration., sementara konfigurasi IPv6 tanpa DHCP Server dinamakan stateless Address Configuration. Dalam IPv6 bit-bit pada tingkat tinggi akan digunakan sebagai tanda pengenal jenis alamat IPv6, yang disebut dengan Pormat Frefix (FP).

Internet protocol versi 6 atau Ipv6 ini terdiri dari 128 bit. Jumlah host IP ini 4 kali lebih banyak dari Ipv4, tetapi jumlah host yang bisa ditampung bukan 4 kali dari 4.294.967.296 melainkan 4.294.967.296 pangkat 4, jadi hasilnya 340.282.366.920.938.463.463.374.607.431.768.211.456. Jumlah host yang disediakan luar biasa bukan ?? jauh lebih banyak dibandingkan dengan IP Address version 4.

Klasifikasi Kelas IP Address


IP Address version 4 terdiri atas 4 oktet, nilai 1 oktet adalah 255. Karena ada 4 oktet maka jumlah IP Address yang tersedia adalah 255 x 255 x 255 x 255. IP Address sebanyak ini harus dibagi-bagikan keseluruh pengguna jaringan Internet di seluruh dunia. Untuk mempermudah proses klasifikasinya, IP Address harus diklasifikasi menjadi beberapa kelas.

IP Address diklasifikasi dalam lima kelas, yaitu kelas A, B, C, D, dan E. Perbedaannya terletak pada ukuran dan jumlah host yang terhubung.
  • IP Address kelas A digunakan oleh yang jaringan skala besar yang mempunya banyak client atau pengguna jaringannya.
  • IP Address Kelas B digunakan untuk jaringan berukuran besar dan sedang.
  • IP Address Kelas C biasa digunakan pada jaringan local yang areanya tidak terlalu jauh seperti perkantoran, sekolah dll.
  • IP Address Kelas D dan E juga didefinisikan, tetapi tidak digunakan dalam penggunaan normal, kelas D diperuntukan bagi jaringan multicast, dan E untuk Eksperimental.

Klasifikasi IP Address terbagi pada dua hal, yaitu Network ID dan Host ID dari suatu IP Address Setiap IP Address selalu merupakan pasangan network ID (Identitas Jaringan) dan Host ID (Indentitas Host) dalam suatu jaringan).

Klasifikasi IP Address Berdasarkan Kelas, Jenis, Fungsi pada Jaringan Komputer

Masing-masing komputer atau router di suatu jaringan Host ID nya harus unik dan harus berbeda dengan komputer yang lain.

Kelas A 


  • Format : 0nnnnnnn.hhhhhhhh.hhhhhhhh.hhhhhhhh (n = Net ID, h = Host ID)
  • Bit Pertama : 0
  • Panjang Net ID : 8 bit (1 oktet)
  • Panjang Host ID : 24 bit (3 oktet)
  • Oktet pertama : 0 – 127
  • Range IP Address : 1.xxx.xxx.xxx.sampai 126.xxx.xxx.xxx (0 dan 127 dicadangkan)
  • Jumlah Network : 126
  • Jumlah IP Address : 16.777.214
  • IP Address kelas A diperuntukkan kepada jaringan komputer yang membutuhkan jumlah host yang sangat banyak. cara membaca IP Address kelas A misalnya 113.46.5.6 ialah Network ID :113, Host ID = 46.5.6

Kelas B


  • Format : 10nnnnnn.nnnnnnnn.hhhhhhhh.hhhhhhhh (n = Net ID, h = Host ID)
  • 2 bit pertama : 10
  • Panjang Net ID : 16 bit (2 oktet)
  • Panjang Host ID : 16 bit (2 oktet)
  • Oktet pertama : 128 – 191
  • Range IP Address : 128.0.0.xxx sampai 191.255.xxx.xxx
  • Jumlah Network : 16.384
  • Jumlah IP Address : 65.534
  • Biasa digunakan untuk jaringan besar dan sedang. dua bit pertama selalu di set 10. 16 bit berikutnya, network IP kelas B dapat menampung sekitar 65000 host.

Kelas C 


  • Format : 110nnnnn.nnnnnnnn.nnnnnnnn.hhhhhhhh (n = Net ID, h = Host ID)
  • 3 bit pertama : 110
  • Panjang Net ID : 24 bit (3 oktet)
  • Panjang Host ID : 8 bit (1 oktet)
  • Oktet pertama : 192 – 223
  • Range IP Address : 192.0.0.xxx sampai 255.255.255.xxx
  • Jumlah Network : 2.097.152
  • Jumlah IP Address : 254
  • Host ID adalah 8 bit terakhir, dengan IP kelas C, dapat dibentuk sekitar 2 juta network yang masing-masing memiliki 256 IP Address Tiga bit pertama IP Address kelas C selalu berisi 111 dengan 21 bit berikutnya. Host ID ialah 8 bit terakhir.

Kelas D 


  • Format : 1110mmmm.mmmmmmmm.mmmmmmmm.mmmmmmmm
  • 4 Bit pertama : 1110
  • Bit multicast : 28 bit
  • Byte Inisial : 224-247
  • Deskripsi : Kelas D adalah ruang alamat multicast
  • Kelas ini digunakan untuk keperluan Multicasting. 4 bit pertama 1110, bit-bit berikutnya diatur sesuai keperluan multicast group yang menggunakan IP Address ini. Dalam multicasting tidak dikenal network bit dan host bit.

Kelas E


  • Format : 1111rrr.rrrrrrrr.rrrrrrrr.rrrrrrrr
  • 4 bit pertama : 1111
  • Bit cadangan : 28 bit
  • Byte inisial : 248-255
  • Deskripsi : Kelas E adalah ruang alamat yang dicadangkan untuk keperluan eksperimental.

Perbedaan IPv6 dengan IPv4


IPv4
  • Pengalamatan lebih sedikit.
  • Panjang alamat 32 bit (4 bytes).
  • Dikonfigurasi secara manual atau DHCP.
  • Dukungan terhadap IPSec opsional.
  • Header mengandung option.
  • Tidak mensyaratkan ukuran paket pada link-layer dan harus bisa menyusun kembali paket berukuran 576 byte.
  • Fragmentasi dilakukan oleh pengirim dan ada router, menurunkan kinerja router.
  • Checksum termasuk pada header.
  • Menggunakan ARP Request secara broadcast untuk menterjemahkan alamat IPv4 ke alamat link-layer.
  • Untuk mengelola keanggotaan grup pada subnet lokal digunakan Internet Group Management Protocol (IGMP). IGMP telah digantikan fungsinya oleh Multicast Listener Discovery (MLD).


IPv6
  • Memungkinkan pengalamatan lebih banyak.
  • Panjang alamat 128 bit (16 bytes).
  • IPv4 Tidak harus dikonfigurasi secara manual, bisa menggunakan Address auto Configuration.
  • Dukungan terhadap IPSec dibutuhkan.
  • Data opsional dimasukkan seluruhnya ke dalam extensions header.
  • Paket link-layer harus mendukung ukuran paket 1280 byte dan harus bisa menyusun kembali paket berukuran 1500 byte.
  • Fragmentasi dilakukan hanya oleh pengirim.
  • Cheksum tidak masuk dalam header.
  • ARP Request telah digantikan oleh Neighbor Solitcitation secara multicast.
  • IGMP telah digantikan fungsinya oleh Multicast Listener Discovery (MLD).

Baca Juga :
  1. Cara Menentukan IP Address Pada Jaringan Komputer
  2. Klasifikasi IP Address Berdasarkan Kelas, Jenis, Fungsi pada Jaringan Komputer
  3. Cara Kerja IP DHCP Client-Server Serta Fitur Dan Kelebihan Kekurangan
  4. Klasifikasi Jaringan Komputer Berdasarkan Wilayah, Fungsi, Media Dan Topologi

Semoga artikel ini bisa bermanfaat, silahkan untuk meninggalkan komentar dibawah ini dan memberikan masukan setelah membaca. Terima kasih.

0 komentar:

Post a Comment