5 Distro Linux Ini Sering Digunakan Untuk Aktifitas Hacking

5 Distro Linux Ini Sering Digunakan Untuk Aktifitas Hacking - Pada artikel ini saya ingin memberikan informasi terkait 5 Distro Linux Yang Sering Digunakan Untuk Aktifitas Hacking yang tentunya akan menambah wawasan kita terkait 5 Distro Linux Yang Sering Digunakan Untuk Aktifitas Hacking ini dan mohon untuk membaca sampai selesai agar teman-teman dapat memahaminya secara keseluruhan.

Linux adalah Operating System yang berbasis Open Source yang saat ini banyak di gunakan untuk berbagai macam kebutuhan, baik itu untuk server untuk pengguna sehari hari dengan desktopnya, Operating System untuk mobile bahkan untuk melakukan aktifitas Hacking.

Tentu kata Hacking sudah tidak asing lagi kita dengar terutama mereka yang terjun ke dunia jaringan kompter dan pemrograman, kebanyakan dari kita berangkapan bahwa aktifitas tesebut adalah aktifitas yang negativ dan lebih mengarah ke tindakan kriminal. Tetapi tidak demikian lho. Aktifitas Hacking yang di lakukan juga bisa menjadi hal yang positive misalnya untuk uji coba security sebuah perangkat komputer atau jaringan dan memberikan informasi kepada administrator bahwa terdapat celah pada jaringannya sehingga bisa melakukan penjegahan terhadap serangan yang datang, atau pun untuk forensic yang biasa dilakukan oleh pihak berwajib.

Dari sekian banyak distro dan varian linux, 5 distro linux ini sering digunakan untuk aktifitas Hacking oleh para master, berikut 5 Distro Linux Yang Sering Digunakan Untuk Aktifitas Hacking :

1. Kali Linux

5 Distro Linux Ini Sering Digunakan Untuk Aktifitas Hacking

Kali Linux ini merupakan perwujudan dari backtrack yang telah berganti ke project Kali Linux. Kali Linux adalah Distro Linux yang saat ini sangat banyak di gunakan untuk aktifitas Hacking. Karena Tool Hacking yang terdapat pada Kali Linux terbilang sangat lengkap. Tak heran banyak Hacker yang menggunakannya.

2. Blackbuntu

5 Distro Linux Ini Sering Digunakan Untuk Aktifitas Hacking

Dari nama nya saja pasti sudah tahu, Operating System ini pada dasarnya berbasis Ubuntu yang di khususkan untuk uji coba penetrasi dan aktifitas Hacking lain nya. Menggunakan linux blackbuntu ini para Hacker sangat terbantu dalam melakukan aktifitas Hackingnya karena Tool yang tersedia cukup lengkap sehingga memudahkan proses Hacking yang dilakukan oleh para Hacker.

3. Nodezero

5 Distro Linux Ini Sering Digunakan Untuk Aktifitas Hacking

Sangat banyak sekali Distro linux yang berbasis Ubuntu, salah satunya Nodezero. Yah mungkin dengan kestabilan dari si Ubuntu itu sendiri makanya banyak yang memodifikasinya untuk dijadikan sebagai linux Hacking.

Nodezero seringkali digunakan sebagai uji coba penetrasi. Tool yang tersedia untuk aktifitas tersebut juga terbilang sangat lengkap tidak kalah dengan yang di miliki kali Linux dan Blackbuntu

4. BackBox Linux

5 Distro Linux Ini Sering Digunakan Untuk Aktifitas Hacking

Distro linux satu ini juga Operating System yang berbasis Ubuntu. Backbox Linux pada umumnya banyak di gunakan untuk keperluan Hacking. Penggunaannya tidak berbeda dengan distro linux lainnya, hanya saja Tool yang tersedia di linux ini lebih banyak untuk aktifitas Hacking.

5. Samurai Web Testing Framework

5 Distro Linux Ini Sering Digunakan Untuk Aktifitas Hacking

Operating System ini lebih fokus digunakan untuk penetrasi Website. Jadi sangat cocok bagi yang ingin menguji security Website yang kamu miliki, celah keamanan Website akan bisa keliatan jika di uji dengan Open Source satu ini  jadi dengan demikian bisa menambal celah keamanan yang ada pada Website yang kita uji coba.

Itulah 5 System Operasi Open Source berbasis linux yang paling sering di manfaatkan untuk melakukan aktifitas Hacking. Sejatinya semua Operating System linux bisa di jadikan alat untuk penetrasi dan aktifitas Hacking lain nya, tergantung bagaimana kita menggunakan nya dan apa saja yang bsia di eksploitasi pada Operating System tersebut.

Semoga artikel ini bisa bermanfaat, silahkan untuk meninggalkan komentar dibawah ini dan memberikan masukan setelah membaca. Terima kasih.

0 komentar:

Post a Comment